WEDNESDAY 12 SEPTEMBER, 2007 | RSS Feed

Pekan Kondom Nasional 2007 Diluncurkan

by kondomku | post a comment

JAKARTA, KCM - Kendati kondom sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak tahun 1970-an, namun hingga kini jumlah pengguna alat kontrasepsi tersebut masih minim. Untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan kondom sebagai salah satu cara untuk mengatasi penyakit menular seksual, khususnya HIV/AIDS, sebuah kampanye berskala nasional bertajuk Pekan Kondom Nasional (PKN) 2007 diluncurkan di Jakarta, (6/11).

Kampanye yang akan diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia tanggal 1-8 Desember 2008 ini merupakan hasil kerjasama Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), DKT Indonesia, serta organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pencegahan penularan HIV/AIDS, termasuk badan PBB, UNAIDS.

"Salah satu tujuan dari kampanye ini adalah agar kondom tidak dimusuhi. Kondom hanyalah alat, justru perbuatan yang beresiko yang boleh dimusuhi," kata Dr Nafsiah Mboi, Sekretaris KPA Nasional. Senada dengan Nafsiah, Ketua Umum Dewan Mesjid Indonesia, Dr.H.Tarmizi Taher mengatakan bahwa kampanye penggunaan kondom bertujuan agar setiap orang melindungi diri dari penyakit. "Kampenye ini bukan untuk mengajak orang melacurkan diri, tapi untuk melindungi diri," ujarnya.

Dalam PKN 2007 ini selain melakukan sosialisasi ke seluruh masyarakat, pihak panitia juga telah menyiapkan berbagai kegiatan, antara lain pencarian 100 relawan pencoba kondom, pembagian kondom gratis, apresiasi terhadap tokokh yang berkomitmen tinggi pada masalah HIV/AIDS, konser musik, dan masih banyak lagi.

Target kampanye ini memang tidak hanya terbatas pada kelompok yang beresiko, tetapi juga pasangan usia subur dan masyarakat luas. Menurut Nafsiah sosialisasi kondom hanya pada kelompok beresiko justru menimbulkan stigma sehingga orang malas memakai kondom. "Seks yang beresiko tidak sama dengan perzinahan, seks yang beresiko juga terjadi dalam pernikahan yang suci. Misalnya suami yang membawa bibit penyakit lalu menularkan lewat hubungan seksual dengan istrinya," paparnya.

Pembicara lain, Nancy Fee, Country Coordinator UNAIDS, mengatakan saat ini telah terjadi pergeseran penularan epidemi AIDS di Indoneisa. "Sebagian besar virus HIV memang masih ditularkan lewat penggunaan jarum suntik narkoba, tetapi angka penularan lewat hubungan seksual juga terus naik," katanya.

Di negara lain penggunaan kondom dalam program penanggulangan HIV/AIDS telah berhasil menurunkan tingkat penularan cukup signifikan. Di Thailand, kampanye penggunaan kondom sejak tahun 1989 berhasil mengurangi angka penularan HIV hingga 83 persen.

Sumber: KOMPAS





News for Tuesday 10 October, 2006


View all news for Tuesday 10 October, 2006 on one page




Recent News




News archive

2004-2012 KONDOMKU.COM - Toko Kondom Online sejak 2004
Jakarta - Indonesia.