THURSDAY 11 DECEMBER, 2008 | RSS Feed

Pekan Kondom Nasional 2008

by kondomku | post a comment

2,7 Juta Infeksi HIV Baru pada Tahun 2007
Selasa, 2 Desember 2008 | 00:58 WIB
Jakarta, Kompas - Situasi epidemi HIV di dunia menunjukkan saat ini ada 33 juta orang hidup dengan HIV. Menurut laporan UNAIDS, pada tahun 2007 terjadi 2,7 juta infeksi baru HIV dan 2 juta orang meninggal karena AIDS.

”Sebanyak 45 persen infeksi baru terjadi pada usia 15-24 tahun,” kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional, Aburizal Bakrie saat membuka Pekan Kondom Nasional 2008 di Jakarta, Senin (1/12).

Pada Pekan Kondom yang dibarengi Konferensi Kondom bertema ”Gunakan Kondom dan Selamatkan Banyak Jiwa” itu dipaparkan, hampir 1.800 orang yang hidup dengan HIV positif adalah anak di bawah usia 15 yang tertular dari ibunya dan sekitar 1.400 anak meninggal akibat AIDS.

”Penularan virus HIV melalui hubungan seksual berisiko di Indonesia cukup tinggi, yakni sekitar 50,2 persen,” kata Sekretaris KPA Nasional Nafsiah Mboi.

Selain itu, kasus aborsi juga tinggi, yakni sekitar 2,3 juta per tahun. Fenomena yang menyangkut generasi muda Indonesia ini, antara lain, disebabkan oleh minimnya pendidikan seks di kalangan kaum muda.

Sampai akhir September 2008, Departemen Kesehatan mencatat 21.151 orang di Indonesia terinfeksi HIV, 15.136 orang dalam fase AIDS, dan 54,3 persen di antaranya kaum muda berusia 15-29 tahun.

Hindari HIV

Beberapa upaya yang harus dilakukan untuk menghindari penularan HIV antara lain dengan pantang seks alias tidak melakukan hubungan seks. Jika melakukan hubungan seks, sebaiknya dengan satu pasangan. ”Jika dua- duanya tidak bisa, sebaiknya memakai kondom,” kata Nafsiah.

Namun, kata Lula Kamal, aktivis untuk isu HIV/AIDS, sangat susah baginya mempromosikan penggunaan kondom bagi mereka yang memiliki perilaku seks berisiko tinggi. ”Di Jakarta saja, ibu-ibu yang dari penampilannya berasal dari kalangan berada dan berpendidikan salah mengerti terhadap iklan saya yang mempromosikan pemakaian kondom. Saya dianggap menganjurkan hubungan zina,” ujarnya.

Menurut dia, promosi pemakaian kondom sebaiknya dipandang sebagai upaya untuk menghindarkan diri dari penularan HIV. ”Sebaiknya kita realistis saja terhadap apa yang terjadi di sekitar kita,” kata Lula Kamal.

Mengenai rendahnya pemakaian kondom, hal itu dibenarkan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Sugiri Syarief. Pengetahuan perempuan telah menikah berusia 15-49 tahun mengenai manfaat kondom sebanyak 76,8 persen. ”Ini angka yang cukup tinggi, tetapi sayangnya tidak dibarengi dengan pemakaian kondom. Hanya di tingkat pengetahuan, sedangkan pemakaian kondom hanya 1,3 persen,” kata Sugiri. (LOK)






News for Thursday 06 November, 2008


View all news for Thursday 06 November, 2008




Recent News




News archive

2004-2010 KONDOMKU.COM - Toko Kondom Online sejak 2004
Jakarta - Indonesia.